Sabtu, 09 Juni 2012

Tanda Kebangkitan Transportasi di Jakarta

Baru Kali ini ketika saya naik bis, ada fenomena yang cukup unik. Setelah selesai mengurus berkas pendaftaran produk Dan berkutat dengan birokrasi BPOM yang menjemukan, saya memutuskan untuk balik ke kantor yang berada di Bogor. Aigooo... Perjalanan panjang Jakarta-Bogor yang melelahkan sudah terbayang di pelupuk mata. apadaya..karena sudah terlanjur janji dengan bu boz kalau mau Balik...ya sudahlah.... Apalagi kebetulan hari itu ada teman yang bawa asinan superrr eunak. Bayangan perjalanan pun akan tergantikan dengan segarnya asinan. Ditengah perjalanan, ketika saya memutuskan untuk menggunakan bis yang ke arah BSD, muncullah si bis merah menyala buatan jepang. Saya pun naik dan duduk di bangku ketiga dari belakang. Setelah beberapa lama memeperhatikan pemandangan di luar bis yang penuh dengan mobil-mobil berseliweran dan gedung-gedung pencakar langit, perhatian saya teralih oleh sesuatu yang bergerak-gerak di atas bis. Benda tersebut menggantung dengan nyamannya di atap bis. tadinya says tidak Akan memperdulikannya jika hanya ada satu, tetapi ternyata yang menggantung ini cukup banyak. Setelah saya hitung, di dekat pintu ada satu, di atas sopir ada 2,3,4..5..hah...dibelakang juga ada.. 8..10..24. Bayangkan, ada 24 pewangi ruangan yang menggantung di bis merah ini. Sungguh, baru kali ini saya menemukan bis yang perduli dengan wewangian. Sayangnya, sebanyak itu yang tercium di penginderaan says hanya semilir wangi citrus. Walaupun aroma yang tercium tidak optimal, tapi semoga banyak bis yang mencontoh bis merah menyala buatan jepang ini. Tersedianya pewangi ruangan memberi harapan akan munculnya kenyamanan dan ketentraman di dalam transpotasi jakarta yang selama ini kita impikan. Semoga dengan keberadaan sejumlah besar pewangi ruangan di salah satu transportasi umum Jakarta menjadi penanda kebangkitan sarana publik di ibukota negeri tercinta ini. Bangkit Indonesia!!!

0 komentar:

Posting Komentar